Segitiga

Apa yg terbayang ketika menemukan kata “segitiga”?

Segitiga sama sisi
Segitiga sama kaki
Segitiga tak beraturan

Hidup saya memang penuh drama, kali ini cerita segitiga kembali berulang.

Bisa dibayangkan kan bagaimana rasanya menjadi perempuan yang disukai oleh lelaki yang disukai teman kita sendiri?

Sebentar, ada yg harus saya informasikan sebelum pembaca tulisan ini berimajinasi bahwa saya adalah perempuan cantik, berbadan proporsional, kaya, murah senyum, dan segala hal yg disukai lelaki. Hentikan imajinasi itu karena saya tidak seperti itu, jauh dari situ. Saya hanya perempuan biasa yg berwajah biasa, sering terlihat judes, jarang senyum, dan badan saya bisa dibilang agak besar. Namun, kalau kalian lbh memilih imajinasi kalian, silahkan saja.

Mari kita lanjutkan. Sejak awal, saya tahu bahwa lelaki itu menyukai saya. Nah, karena itu saya menjauhinya, jarang menanggapi obrolan atau senyumnya, hanya berbicara seperlunya, dan sebisa mungkin tdk  dekat2 dgn dia. Alasannya jelas, pertama krn teman saya menyukai lelaki itu dan kedua karena saya memang tdk tertarik padanya.

Lelaki itu sepertinya menyadari bahwa saya menjauhinya. Akhirnya, dia jarang mendekati dan berbicara pada saya. Teman saya mengetahuinya dan memilih utk menutup mata dan terus menyukai lelaki itu.

Kejadian seperti ini bukan kali pertama saya alami. Sebelumnya, malah bukan lagi segitiga, tetapi segi mmm sebentar saya hitung dulu, OH segilima. Tiga lelaki dan dua perempuan. Lagi2 saya dan perempuan itu berteman, dia menyukai lelaki yang menyukai saya. Dua lelaki menyukai saya, satu lelaki menyukai dia, kami berlima ada dalam pusaran rasa suka yang bersudut. Anehnya, saya tidak menyukai siapa pun di antara kedua lelaki tersebut.

Posisi saya menjadi serba salah. Saya tidak bisa menyuruh org lain utk menyukai org yg tdk disukainya. Saya tdk bisa menolak ketika teman perempuan saya ingin curhat. Tidak ada yg bisa saya ubah, kecuali diri saya.

Kisah segilima berakhir dengan teman perempuan saya pacaran dgn lelaki yg menyukainya. Dua lelaki yg menyukai saya tetap menyukai dan dekat dgn saya, kami bersahabat, eh saya bersahabat dgn mereka tetapi mereka tdk saling bersahabat.

Masalah rasa dan cinta adalah masalah yg dihadapi setiap orang. Entah mengapa kadang benangnya terlalu kusut dan rumit. Kadang, benang yg saling menyambung, terputus di tengah jalan. Kadang, dua benang menyatu kemudian terputus dan pada satu ketika bersambungan kembali.

Sementara saya terperangkap di antara hamparan benang yang ujungnya sulit untuk dirunut.

Cinta, entah apa.. Rumit.. Tak masuk akal.. Indah.. Menyenangkan.. Memicu tangis berkepanjangan.. Penyebab lara.. Penghapus dahaga.. Penenang..

Sampai di sini, saya masih bertanya tentang apa, mengapa, bagaimana, kapan, siapa..

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s