Menikah

Di satu hari yang sunyi, tiba-tiba telpon genggam saya bergetar, menandakan pesan yang masuk. Ternyata sebuah pesan yang membingungkan dr salah satu sahabat saya.

Isi pesannya kurang lebih memberitahukan tentang keinginan sahabat saya untuk menikah, oke, bagian itu memang tidak membingungkan. Pesan selanjutnya berupa pertanyaan “kenapa ya saya ingin menikah?”. Hey, how would I know?  Kan dia yang merasa ingin menikah saat ini, sesegera mungkin. Namun, saya sptnya hrs memberi jawaban, maka saya jawab “mungkin kamu butuh seseorang utk berbagi”.

Percakapan selanjutnya berisi ttg kriteria calon pendamping yang ia inginkan, tidak mencakup “pria yang kaya dan rupawan”. Begini katanya, “Saya membutuhkan pria yang:
– tidak beristri
– takut Allah
– kecerdasan intelektual bagus
– kecerdasan emosional bagus
– dukung apa yg aku kerjakan & cita2 kan
– pria yg punya ‘KARAKTER'”

That’s it, simple yet scarce. Maksud saya, kriteria tsb mendekati sempurna kan?  Saya sendiri beberapa kali menemukan pria yg hanya memenuhi setengah dr kriteria tsb. Namun, pasangan hidup memang harus diseleksi secara cermat kan ya.

Menurut saya, kriteria yg kita harapkan ada di diri calon pasangan harus setara dengan kualitas diri kita sendiri. Jadilah org yg kamu ingin temui di diri pasanganmu. Jangan hanya mengharapkan sifat baik pada pasangan, ubahlah diri kita menjadi org baik pula.

Pengetahuan dan pengaplikasian agama dlm kehidupan sehari-harinya menjadi syarat utama ketika saya memilih calon pasangan.  Tidak terlalu fanatik, tetapi mampu mengadaptasikannya dengan kekinian. Saya percaya bahwa agama telah memberi panduan kehidupan, kalo ragu maka Anda bisa membuka kitab suci dan pahamilah setiap kata dan hubungan tiap ayatnya.

Saya tidak sempurna, masih banyak sekali yg harus saya pelajari dlm hidup. Senang sekali jika memiliki teman utk menjalani proses menjadi lebih baik setiap harinya. Teman yg sama tidak sempurnanya seperti saya.

Semua orang memiliki kriterianya masing-masing karena memiliki kebutuhan yg berbeda pula. Namun, umumnya, setiap wanita menginginkan pria yang memahami agama, dapat mjd mitra dlm kehidupan, setia, dapat memahami keinginan dan harapannya,  dapat memanjakan, serta dapat saling mendukung. Sederhana?  Tidak juga.

Xoxo,
B

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s