Resep banana cake

Resepnya saya ambil dari salah satu anggota grup Langsung Enak di facebook, yaitu Ambu Eny Rere. Sementara tipsnya saya berikan sendiri setelah mencoba resep iniii..

Bahan:
Mentega  115 gr
Gula halus  225 gr
Telur ayam 2 butir
Vanila essence 1/2 sdk teh
Tepung terigu protein sedang/ rendah 250 gr
Soda kue 1/2 sdk teh
Pisang manis dan sdh empuk  300 gr, haluskan menggunakan garpu 
Buttermilk 62,5 ml (atau susu cair plain 63 ml)

Cara:
Panaskan oven 180 derajat celsius.

Campur dan ayak tepung terigu dan soda kue, sisihkan.

Kocok mentega dan gula hingga lembut, tambahkan vanilla essence dan telur satu per satu, kocok hingga rata.

Masukkan campuran tepung terigu dan soda kue, aduk hingga rata, jangan overmix.

Masukkan pisang dan buttermilk (atau susu), aduk rata.

Tuang ke dalam loyang dan panggang selama 40 menit,  180 derajat celsius, atau hingga matang.

Tips:
√ Mengocok adonan bisa juga secara manual, menggunakan whisker.  Namun, konsistensi dan bentuk adonan harus diperhatikan secara cermat. Utk mentega dan gula, pastikan adonan sudah tercampur rata dan mentega sudah lembut (tidak sepadat bentuk awal). Ketika telur sudah dimasukkan, aduk dengan lebih cepat dan adonan harus menyatu, terlihat tidak ada gumpalan atau terpisah antara telur dan mentega.

√ Ketika tepung terigu ditambahkan ke dalam adonan,  aduk sebentar saja, yang penting adonan tercampur rata.

√ Oles tipis mentega pada wadah atau loyang agar kue mudah dilepaskan dr wadahnya.

√ Setelah dipanggang, permukaannya akan berwarna cokelat, tapi bukan berarti sudah matang benar. Periksa bagian dalamnya (bisa dilihat dr bagian samping kue), jika belum matang, tusuk kue dr bagian atas hingga bawah menggunakan pisau atau tusuk sate agar adonan dapat matang secara merata.

√ Cake ini teksturnya agak lembap dan agak berat, bukan karena tidak matang, tetapi memang seperti itu bentuknya.

√ Saya mencoba resep ini menggunakan 2 buah pisang sunpride. Bisa juga menggunakan pisang ambon yang sudah sangat matang agar lebih harum dan manis.

Cake enak bangeeet… Hihihi..

Selamat mencoba,
B

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Vaginal douching (cairan pembersih vagina)

Penggunaan cairan pembersih vagina dengan cara menyemprot dapat memajankan vagina terhadap zat berbahaya yang terbentuk selama penggunaan cairan pembersih vagina, seperti dietil ftalat (diethyl phthalate, DEP).

Ami Zota, salah seorang peneliti di Milken School of Public Health at George Washington University, mengatakan bahwa ftalat adalah bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan wanita karena diduga menggangu endokrin dan dapat mengubah kerja beberapa hormon yang penting (seperti hormon estrogen, testoteron, dan tiroid).

Secara luas, dokter telah melarang penggunaan cairan pembersih vagina karena hanya memberi sedikit manfaat dan dapat meningkatkan risiko vaginosis bakterial, penyakit radang panggul, komplikasi kehamilan, dan kemungkinan kanker servikal,demikian menurut Amy Zota.

“Cairan pembersih vagina sebenarnya tidak diperlukan secara medis,” ucap Amy Zota, “Vagina yang sehat memiliki sistem pembersihan diri yang efektif.”

Yang perlu juga diperhatikan adalah teknik dalam membersihkan vagina, yang benar adalah dengan cebok dari arah depan (vagina) diusap ke arah belakang (anus) yang dilakukan searah (tidak bolak balik, berlawanan arah).

Kelembapan pakaian dalam juga perlu dijaga, upayakan untuk mengelap dulu bagian vagina hingga anus setelah cebok sehingga pakaian dalam tidak basah. Kondisi vagina yang lembap dapat menjadi tempat bersarangnya jamur dan bakteri. Upayakan untuk mengganti pakaian dalam minimal dua kali sehari atau jika sudah terasa lembap.

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah sebagian upaya untuk bersyukur kepada Tuhan dan menjaga pemberianNya.

Salam sehat,
B

Bentuk sediaan vaginal douche yg dimaksud:

image

Posted from WordPress for Android

Text neck

Text neck” adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan tentang cedera dan nyeri akibat posisi kepala menunduk ketika menggunakan gawai nirkabel dalam waktu yang lama. Saat ini, “text neck” banyak diderita oleh anak dan remaja.

Gejala terkait “text neck”, antara lain adalah sakit kepala kronis, nyeri punggung bagian atas, nyeri bahu, nyeri leher, dan bertambahnya kurvatur (kelengkungan) tulang punggung.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa “text neck” dapat mengakibatkan awitan dini artritis (artritis atau radang sendi yang biasanya diderita oleh lansia, dapat terjadi di usia muda) dan berpotensi menurunkan kapasitas paru.

Tetapi, “text neck” tidak hanya disebabkan oleh penggunaan gawai nirkabel, aktivitas lain yang biasa dilakukan dengan posisi menunduk dapat juga menyebabkan “text neck” (mis., membaca buku).

Gangguan ini penting untuk diperhatikan pada anak yang masih muda dan berkembang karena terdapat kemungkinan menyebabkan kerusakan permanen pada tulang belakang seiring dengan pertumbuhan tubuhnya.

Mulailah perhatikan posisi tubuh untuk menghindari gangguan ini, pastikan bahwa Anda (dan anak Anda) tidak menunduk secara ekstrem dan lama. Jika takut lupa, tenang saja karena kini telah ada aplikasi text neck untuk smartphone 🙂

Selain dengan mempertahankan postur tubuh yang baik, ada beberapa pose yoga yang dapat meredakan atau mencegah text neck, dapat dilihat pada tautan berikut http://www.doyouyoga.com/how-yoga-can-help-with-text-neck-problems-59396/

Posted from WordPress for Android