Memanjakan telinga

Hari minggu, 1 November 2015, saya menghadiri sebuah konser paduan suara bertajuk “Senandung Ulayat” yang dibuat oleh Infinito Singers. Konser ini diadakan di Usmar Ismail, Jakarta.

image

Sayangnya,  saya datang terlambat sehingga mulai menikmati konser ini dari lagu ketiga, “Les tisserands”. Lagu Perancis yang bercerita tentang kehidupan pekerja mulai senin hingga minggu. Penggalan lagunya dalam Bahasa Inggris adalah sebagai berikut:

Every Monday they make a party.

And on Tuesday they have a headache .

On Wednesday they will charge their room.

And on Thursday, they will see their mistress .

On Friday, they work ceaselessly.

On Saturday, the piece is not made

And on Sunday you must master the money.


Lagu yang jenaka dan memiliki beragam emosi, sayangnya ekspresi wajah para penyanyi tidak menggambarkan lagu ini secara baik.

Setelah saya menikmati 16 lagu (sebenarnya yang tersaji sebanyak 19 lagu), ada beberapa lagu yang saya sangat nikmati,  yaitu “Aftonen” yang bertempo adagio dan membuat saya kagum mendengar rapihnya perdendosi, “Izar Ederrak” yang dibawakan secara con dolore,  “Sipatokaan” dengan solois yang ekspresif,  dan Medley Dolanan Nusantara yang dibawakan dengan sangat riang sambil bermain ular naga.

Singkatnya, saya sangat menikmati konser ini. Oh, ada satu sosok yang saya kagumi di konser ini, konduktornya. Bernama lengkap Irzam R. Dastriansyah, konduktor ini adalah tipikal konduktor yang komunikatif dengan audiensnya dan sangat menghibur dengan lelucon dan interaksinya baik dengan penyanyi maupun penonton. Kami diajak menyelami lagu agar dapat benar-benar menikmati sajian malam itu.

Di awal acara,  Irzam sempat mengabsen penonton berusia muda yang ikut menghadiri konser. Mengapa? Karena ia berpendapat bahwa anak harus diperkenalkan dengan pertunjukan musik sedini mungkin agar dapat menikmati musik dan belajar disiplin.  Meski mungkin dalam hati beberapa orang tua berkata “repot sekali membawa anak kecil karena harus bolak balik keluar ruangan jika anak menangis atau minta disusui atau ingin ke toilet. Coba deh, Irzam ini mengajak anak kecil nonton konser,  baru lah bisa dia rasakan.” Tapi memang menyenangkan jika anak mengakrabi musik sejak dini, menurut saya lho karena saya juga penyanyi yang tergabung dalam satu paduan suara (PSM alumni Unpad).

Dan di akhir acara,  Irzam memperkenalkan kami kepada dua orang yang sangat berjasa dalam perjalanan musiknya, salah satunya adalah Pak Bonar Sihombing.  Menarik sekali kisah pertemuan keduanya,  dimulai dari tidak diterimanya Irzam di paduan suara Universitas Trisakti karena Pak Bonar belum dapat melihat kemampuan Irzam hingga akhirnya diterima karena dijamin oleh salah satu teman Irzam. Hingga kini,  mereka menjadi teman diskusi hingga larut malam. Satu kalimat Pak Bonar yang masih membekas di kepala saya adalah “Boleh bodoh,  tapi jangan bodoh-bodoh amat”, saya siy mengartikannya bahwa bolehlah kita jadi orang bodoh karena orang bodoh akan selalu mencari jawaban, tetapi ya gak bodoh banget dengan cara menambah ilmu sedikit demi sedikit.

Dalam paduan suara,  setiap tim dan individu memiliki perjalanan dan perjuangannya sendiri-sendiri. Tidak selalu mulus pun tidak selalu beronak. Namun, semuanya akan terbayar tunai dan tuntas ketika tim dapat menyampaikan jiwa lagu kepada penonton,  membuat penonton menikmatinya,  dan kami pun dapat bernyanyi dengan nikmat.

Bagi saya,  di akhir konser akan selalu ada senyum lebar yang berisi suka dan duka,  suka karena kami dapat bernyanyi untuk diri dan orang lain serta duka karena lampu sorot itu akan padam, kostum kami akan diganti, rias wajah akan dihapus,  dan akan ada jeda waktu istirahat bernyanyi yang menyiksa.

Good night,
B

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s