Valentine’s Day Morning

Haduh, rasanya seperti abg saja ketika membahas hari kasih sayang ini.

Tidak pernah sebelumnya menganggap hari ini adalah hari yang istimewa dan berbeda dari hari biasanya. Namun, dua tahun lalu, saya merasakan perbedaan. Bukan karena kiriman bunga, cokelat, atau janji makan malam bersama. Bukan juga karena pesan tulisan atau suara yang bernadakan cinta.

Hari ini, dua tahun lalu, seseorang mengirimkan foto dirinya dalam posisi merentangkan tangannya ke samping, pose bersiap untuk memeluk disertai senyum untuk saya. Kemudian, sebuah pesan mengikutinya, “Happy valentine’s day, I love you”. Begitu saja, sederhana, tanpa sesuatu yang mencengangkan.

Dan, hari itu berjalan seperti biasa, kami tetap berbincang dan merindu, hari yang normal. Tidak setiap hari, tetapi sering kali kami saling mengucapkan “I love you.”

Sering kali, kesederhanaan dapat menyentuh hati saya lebih dalam. Tentunya karena berasal dari orang yang saya anggap istimewa. Sebenarnya, cinta adalah bentuk rasa dasar yang dibutuhkan manusia yang bersifat sederhana.

Tidak perlu dirayakan sebenarnya karena setiap hari selalu ada cinta. Dan, mengapa perlu dibesar2kan dengan perayaan yang tidak berarti? Jika setiap hari saja cinta sudah dinyatakan dan ditunjukkan, tidak perlu lah itu valentine’s day.

With love,
B

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s