Good Memories

Ceritanya pagi tadi nyelesain nonton film One Day, iya, film Korea.. Berawal dari meninggalnya seorang perempuan yang adalah istri dr tokoh utama (suaminya). Si suami ini ndak menghadiri acara pemakaman, beralasan sibuk. Padahal yang terjadi adalah dia belum bisa menerima kehilangan. Ketika berada di rumah pun, kamar tidur mereka ditutup rapat. Sebelumnya malah dia tidak bisa masuk ke rumahnya. Rasa kehilangan dan sedih yang teramat sangat membuatnya begitu ingin menghindari hal2 yang mengingatkannya akan sang istri. 

Lalu, ia bertemu dengan sesosok hantu wanita yang semasa hidupnya mengalami gangguan penglihatan. Setelah menjadi hantu, malah bisa melihat. Mereka akhirnya berteman dan pokoknya saling mengajarkan hal2 yang baik. Akhirnya tokoh utama dapat membuka kamar yang biasa ditempati bersama istrinya dan memahami bahwa mendiang istrinya tidak perlu dilupakan, berbagai kenangan manis dapat diingat kembali. 

Perjalanan proses berduka yang saya lewati, memang berakhir dengan keputusan bahwa saya hanya akan mengingat kenangan manis tentang mereka yang sudah lebih dulu meninggalkan dunia. Lumayan, saya jadi bisa mengenang sambil tersenyum atau kadang tertawa riang. 

Mereka yang ada di hati tidak akan pernah kehilangan tempatnya, banyak hal yang telah kami lalui bersama dan tidak sepatutnya kenangan tersebut hilang tanpa jejak layaknya butiran hujan yang hilang menguap. 

Seseorang pernah mengingatkan saya dengan berkata “Saya rasa, dia akan lebih senang ketika melihatmu tertawa atau tersenyum ketika mengingatnya, dibanding kamu yang selalu menangis ketika terkenang akan dia.” I guess he’s right. 

May you all rest in peace, dear loved ones.. 

Advertisements