Obat herbal

Tengah malam si kecil demam, sementara obat penurun panas sudah habis..  Mau keluar rumah takut begal.. Mau diem aja, khawatir anak makin tinggi demamnya..

Pernah mengalami hal itu?

Mungkin kita bisa mendapatkan jalan keluarnya di dapur. Ya, dapur, Anda ga salah baca kok..

Umumnya setiap dapur memiliki bawang merah (atau shallot atau Allium cepa liliaceae). Umbi lapis berwarna keunguan dan berbau tajam ini memiliki berbagai khasiat. 

Bawang merah mengandung:
FLAVONGLIKOSIDA berkhasiat sebagai antiradang dan antibakteri.
SAPONIN berkhasiat sbg ekspektoran (pengencer dahak).
Selain itu, bawang merah juga memiliki sejumlah zat lain yg berkhasiat sbg antipiretik (menurunkan panas), karminatif (menghangatkan dan memudahkan keluarnya angin dr perut), diuretik (melancarkan buang air kecil), mencegah penggumpalan darah, dan menurunkan kolesterol serta kadar gula darah.

Setelah mengetahui zat yg terkandung dlm bawang merah dan fungsinya, mungkin timbul pertanyaan “lalu, bagaimana cara pakainya?”. Berikut akan saya uraikan beberapa cara penggunaannya..

1. Bahan: 2 atau 3 buah bwg merah, 2 sdm minyak goreng, stgh sdm minyak kayu putih, seiris jeruk nipis atau sedikit air asam jawa.
Cara membuat ramuan: bwg merah dikupas, dicuci, dan diparut. Kemudian campur dengan semua bahan.
Untuk anak yg demam, balurkan ramuan tsb pada ketiak, punggung, perut, kepala, semua lipatan badan, telapak kaki.
Untuk perut kembung, gosokkan ramuan pada perut dan sekitarnya. Jika blm buang angin, gosokkan kembali ramuan sekitar seperempat jam kemudian.

Cara yang lebih mudah dan praktis adalah dengan membelah bawang mjd dua bagian, kemudian beri minyak hangat dan langsung dibuat untuk mengerok anak..

Cara dan kegunaan lain akan saya bahas besok ya..  #sehatSelalu

Sumber: Buku Obat Tradisional (2009) terbitan EGC, Jakarta.

Posted from WordPress for Android